Slide Title 1

Aenean quis facilisis massa. Cras justo odio, scelerisque nec dignissim quis, cursus a odio. Duis ut dui vel purus aliquet tristique.

Slide Title 2

Morbi quis tellus eu turpis lacinia pharetra non eget lectus. Vestibulum ante ipsum primis in faucibus orci luctus et ultrices posuere cubilia Curae; Donec.

Slide Title 3

In ornare lacus sit amet est aliquet ac tincidunt tellus semper. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Rabu, 02 Mei 2012

Pengenalan Linux


Apa itu Linux ?
Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk mengacu ke pada suatu kumpulan lengkap software, yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap. Lingkungan sistem operasi ini termasuk
  • Ratusan program termasuk, kompiler, interpreter, editor dan utilitas
  • Perangkat bantu yang mendukung konektifitas, Ethernet, SLIP dan PPP, dan interoperabilitas.
  • Produk perangkat lunak yang reliabel, termasuk versi pengembangan terakhir
  • Kelompok pengembang yang tersebar di seluruh dunia yang telah bekerja dan menjadikan Linux portabel ke suatu platform baru, begitu juga mendukung komunitas pengguna yang beragam kebutuhan dan lokasinya dan juga bertindak sebagai team pengembang sendiri.
Distro Linux
Distro Linux (singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain.Ada banyak distribusi atau distro Linux yang telah muncul. Beberapa bertahan dan besar, bahkan sampai menghasilkan distro turunan, contohnya Distro Debian GNU/Linux. Distro ini telah menghasilkan puluhan distro anak, antara lain Ubuntu, Knoppix, Xandros, DSL, dan sebagainya.Untuk mendapatkan distro linux, anda dapat mengunduh langsung dari situs distributor distro bersangkutan, atau membelinya dari penjual lokal.
CentOS
CentOS singkatan dari Community ENTerprise Operating System (Sistem Operasi Perusahaan buatan Komunitas/Masyarakat) adalah sistem operasi gratis yang dibuat dari source code Red Hat Enterprise Linux (RHEL). Proyek ini berupaya untuk 100% binari kompatibel dengan produk hulunya (RHEL). Dan tentu saja menggunakan paket RPM.Karena CentOS dikompile dari SRPM RHEL maka CentOS 100% kompatible dengan RHEL, isi dari CentOS hampir sama dengan RHEL. Lalu, apa bedanya? Bedanya pada CentOS semua atribute RHEL dibuang, misalnya README.TXT RHEL diganti menjadi README.TXT CentOS.
Kelebihan dan Kekurangan CentOS
         Ini adalah pertanyaan yang sering ditanyakan calon pemakai CentOS. Tetapi sayangnya banyak yang tidak bisa memberikan jawaban yang jujur. Umumnya orang bilang semua Linux sama saja, tergantung pada kehebatan penguasaan administrator. Jawaban ini jelas salah! Mengapa salah? Karena siapapun pasti tidak akan menerima jawaban ini dan segera melakukan pencarian yang lebih dalam di Google maupun tanya serta baca sana sini bukan? Baiklah akan kami tulis secara jujur kelebihan dan kekurangan CentOS.

KELEBIHAN
- CentOS sangat kompatibel dengan RH
- Merupakan OS freeware yang sangat handal untuk skala Enterpise
- Merupakan satu-satunya OS freeware yang didukung resmi oleh Cpanel
- Drivers RHEL dapat dipakai oleh CentOS karena isi CentOS adalah RHEL
KEKURANGAN
  1. Tergantung pada distro RH. Karena itu CentOS selalu keluar setelah RH
  2. Kata "enterprise" membuat pemula takut dan memilih Fedora
  3. Penampilan website CentOS yang kurang menarik (CentOS Indonesia sedang Mengupayakan untuk mengupdate website CentOS.org agar tampil menarik)
  4. Kurangnya dokumentasi mengenai CentOS secara khususKarena CentOS dibangun berdasarkan
  5. RHEL maka segala kelebihan dan kekurangan RHEL juga menjadi bagian CentOS.
Sekilas Tentang Command Line
Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri dengan menekan tombol Enter pada keyboard untuk mengeksekusi perintah tersebut.Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.
Perintah-Perintah Dasar Linux
Untuk menggunakan perintah linux, anda harus menggunakan fasilitas Terminal.
berikut cara untuk masuk ke terminal pada linux centos : klik kanan pada desktop, lalu Open Terminal
 


 Organisasi user account

a. Su –l : perintah pindah ke user root
[nama_user@localhost ~ ] $ su -l
pada masuk root , akan diminta password.
b. Adduser : perintah untuk membuat user account baru
Perintah : adduser namauser
[root @localhost ~ ] # adduser nama
c. Membuat password dari user account yang baru
Perintah : passwd namauser
d. SU : perintah untuk masuk ke root
Perintah : su namauser
[nama_user @localhost ~ ] # su nama
[nama_user @localhost root] $ cd (untuk masuk ke home user account yang telah anda buat)
[nama_user @localhost ~ ] $



ORGANISASI FILE

a. cat : untuk membuat file baru
cat>namafile : membuat file baru
[nama_user @localhost latihan ] $ cat>latihan
latihan linux centos simpan : ctrl + d
[nama_user @localhost latihan ] $
b. cat namafile : membaca file yang sudah dibuat
[nama_user @localhost latihan ] $ cat latihan
latihan belajar linux
c. cat>>namafile : menambah isi file yang sudah dibuat
[nama_user @localhost latihan ] $ cat>>latihan
belajar linux centos siapa tahu jadi pintar simpan : ctrl + d
[nama_user @localhost latihan ] $
d. vi : membuat file baru dengan jendela editor
vi namafile
[nama_user @localhost latihan ] $ vi latihan2
Masuk editor vi tekan Insert lalu isi file pada jendela editor
simpan file + keluar tekan >> : wq
keluar tapa menyimpan tekan >> : q!
menyimpan file tanpa keluar editor >> :w


REMOTE PC

REMOT PC keadaan dimana kita dapat masuk ke dalam file system computer yang dituju. Dan kita dapat mengendalikan/ngontrol computer tersebut. Selain kita dapat masuk ke computer tersebut kita juga dapat melakukan komuniklasi langsung satu sama lain seperti chating. Tetapi untuk melakukan ini semua kita harus dalam satu jaringan.
Berikut adalah perintah remote pc ke pc tujuan
*perintah : ssh IPAddress_tujuan
*perintah untuk chat : wall isipesan
*perintah untuk keluar dari remote pc : exit atau logout atau ctrl+D
MEMBUAT USER DAN GROUP MELALUI GUI
1. Pilih menu system->administrator->User and group.
2. Klik add user untuk menambahkan useraccount baru.
3. Masukan user name,full name dan password baru kemudian klik OK.
4. Buka terminal->aktifkan user yang dibuat dengan perintah “su namauser”.
MENGUBAH KEPEMILIKAN FILE/CHANGE OWNER DAN GROUP/CHANGE OUTPUT
Warning : perintah ini hanya dapat digunakan pada user “root”
Bentuk Umum :
#chown namauser.namagroup namafile
#chown namauser.namagroup namadirektori
CARA KOMPRES FILE DAN EXTRACT FILE
- Compres file : menjasikan file dengan kapasitas memory yang lebih ringan dari format biasa.
- Extract file : mengembalikan format file seperti semula.
=> Perintah untuk mengompres file
Bentuk umum : gzip nama_file
Contoh : [nama_user @localhost~]$gzip lat_compress
=> Perintah untuk membaca file yang telah dikompres
Bentuk umum : zcat nama_file
Contoh : [nama_user @localhost~]$zcat lat_compress
=> Perintah untuk mengekstract file
Bentuk umum : gunzip nama_file
Contoh : [nama_user @localhost~]$gunzip lat_compress
[nama_user @localhost~]$ls lat_compress 


CARA KOMPRES FOLDER DAN EXTRACT FOLDER

Format ini dalah menyatukan banyak file menjadi satu file menjadi satu folder
gabungan dengan kapasitas memory yang lebih ringan. Format file: .tar
=> Perintah untuk mengompres folder
Bentuk umum : tar –cf folder.tar file1 file2 file3
[nama_user @localhost~]$tar –cf latihan_zip.tar lat_compress latihan_owner
=> Perintah untuk mengekstract folder
Bentuk umum : tar –xf folder.tar
[nama_user @localhost~]$tar –xf latihan_zip.tar


MEMBUAT FILE DENGAN TYPE SYIMBOLIC LINK/FILE SHORTCUT

Jika file masternya hilang maka file symbolicnya tidak akan bias dijalankan.
Jika ditampilkan warna dari jenis file ini : biru muda.
Bentuk umum : in –s nama_file nama_file_simbolic


CARA MEMBERI ALIAS/NAMA LAIN PADA PERINTAH LINUX

Bentuk umum : alias nama=perintah [nama_user @localhost~]$alias lihat=ls
[nama_user @localhost~]$lih


CARA MEMBATALKAN ALIAS
Bentuk umum : unalias namagzip [nama_user @localhost~]$unalias lihat

CARA MENGHITUNG BANYAKNYA BARIS ATAU CHARACTER DARI ISI FILE

Bentuk umum ke I : wc namafile
Bentuk umum ke II : wc –c namafile>>menhitung banyaknya karakter
Bentuk umum ke III : wc –l namafile>>menghitung bnyaknya baris
Bentuk umum ke IV : wc –w nama file>>menghitung banyaknya kata


IP ADDRESS

           Jaringan computer adalah dua atau lebih computer serta berbagai perangkat pendukung lainnya yang saling dihubungkan menggunakan sebuah media sehingga dapat saling berkomunikasi. Dalam mengkoneksikan computer dalam suatu jaringan harus membuat IP address yang terdiri dari network ID dan Host ID. Identitas atau alamat dari masing-masing computer atau disebut juga dengan Host ID. Dimana identitas dari jaringan itu sendiri dinamakan network ID.
Perintah untuk memunculkan IP address dalam lan card
Perintah : ifconfig
Perintah untuk mengetahui/melihat Ip address yang dipakai sebagai gateway
Perintah : route
Perintah untuk mengetahui jaringan computer kita sudah terkoneksi dengan baik.
Perintah : ping
Perintah untuk menampilkan computer yang sudah terkoneksi dengan kita.
Perintah : arp
Perintah untuk merestart jaringan computer
Perintah : /etc/init.d/network restart
Perintah untuk mengaktifkan jaringan computer
Perintah : /etc/init.d/network start
Perintah untuk menonaktifkan (stop) jaringan computer
Perintah : /etc/init.d/network stop
Perintah untuk mensetting IP address
Perintah : /sbin/ifconfig eth0 IpAddress
Perintah untuk mensetting gateway
Perintah : route add default gw IpAddressGateway
Perintah untuk mengkoneksikan dengan computer lain
Perintah : ping IpAddress_tujuan
Perintah untuk mengubah hostname
Perintah : hostname namabaru
IPTABLES
IPTables merupakan salah satu firewall popular dan powerfull yang tersedia di system operasi Linux.
Fungsi : untuk konfigurasi, merawat dan memeriksa rules tables (tabel aturan) tentang filter paket IP yang terdapat di kernel linux.



IPtables memiliki 4 tabel aturan yaitu filter, nat, mangle, dan raw.
1. Filter
Untuk melakukan pemfilteran/penyaringan paket data apakah paket tersebut akan di DROP,LOG,ACCEPT dan REJECT
2. NAT
Melakukan network address translation yang merupakan pengganti alamat asal atau tujuan dari paket data.
3. Mangle
Untuk melakukan penghalusan paket data seperti TTL, TOS, dan MARK
4. Raw
Untuk mengkonfigurasi pengecualian dari connection tracking bersama-sama dengan NOTRACK.
Keputusan yang diambil untuk suatu paket dapat berupa :
1. ACCEPT
Menerima paket dan diproses lebih lanjut oleh kernel.
2. DROP
Menolak paket tanpa pemberitahuan lebih dahulu.
3. REJECT
Mengembalikan paket ke asalnya dengan pesan kesalahan ICMP
4. LOG
Melakukan log (pencatatan) terhadap paket yang bersesuaian.
5. RETURN
Untuk user –defined akan dikembalikan ke chainyang memanggil, sedangkan untuk chain INPUT, OUTPUT, dan FORWARD akan dijalankan kebijakan default.



CARA MENYALIN FILE DENGAN TYPE HARDLINK

Fungsinya sama seperti copy untuk menggandakan file dengan nama yang berbeda.
Bentuk umum : in nama-file nama_file_hardlink
[linux@localhost~]$in –s latih latih_symbolic


KESIMPULAN
Linux disusun berdasarkanstandar sistem operasi POSIXyang sebenarnya diturunkan berdasarkanfungsi kerjaUNIX.UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program yang ditulis untuk UNIXatau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapatdikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding UNIX lain pada hardware yang sama. Dan lagi UNIX memilikikelemahan yaitu tidak bersifat free.
          Sedangkan MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapatdijalankan pada prosesor x86 dan tidak mendukung multi user dan multi tasking, serta tidak bersifat free. Juga MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program pengembang dan program utilitas yang ada dalam Linux

Minggu, 15 April 2012

KEAMANAN JARINGAN


1. Apa itu Keamanan Jaringan
Satu hal yang perlu diingat bahwa tidak ada jaringan yang anti sadap atau tidak ada jaringan komputer yang benar-benar aman. Sifat dari jaringan adalah melakukan komunikasi. Setiap komunikasi dapat jatuh ke tangan orang lain dan disalahgunakan. Sistem keamanan membantu mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus. Selain itu, pastikan bahwa user dalam jaringan memiliki pengetahuan yang cukup mengenai keamanan dan pastikan bahwa mereka menerima dan memahami rencana keamanan yang Anda buat. Jika mereka tidak memahami hal tersebut, maka mereka akan menciptakan lubang (hole) keamanan pada jaringan Anda. Ada dua elemen utama pembentuk keamanan jaringan :
  • Tembok pengamanan, baik secara fisik maupun maya, yang ditaruh diantara piranti dan layanan jaringan yang digunakan dan orang-orang yang akan berbuat jahat.
  • Rencana pengamanan, yang akan diimplementasikan bersama dengan user lainnya, untuk menjaga agar system tidak bisa ditembus dari luar.
Segi-segi keamanan didefinisikan dari kelima point ini.
  1. Confidentiality Mensyaratkan bahwa informasi (data) hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
  2. Integrity Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
  3. Availability Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
  4. Authentication Mensyaratkan bahwa pengirim suatu informasi dapat diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang didapat tidak palsu.
  5. Nonrepudiation Mensyaratkan bahwa baik pengirim maupun penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.
Serangan (gangguan) terhadap keamanan dapat dikategorikan dalam empat kategori utama :

a. Interruption
Suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran jaringan.
b. Interception
Suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan aksespada suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, atau system yang lain.
Contohnya : penyadapan terhadap data dalam suatu jaringan.
c. Modification
Suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya, dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.
d. Fabrication
Suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem.
Contohnya :pengiriman pesan palsu kepada orang lain.

2. Kepedulian Masalah Jaringan
Pendefinisian keamanan (pada jaringan komputer) dapat dilakukan dengan melihat target yang ingin dicapai melalui konsep 'aman'. Berikut adalah daftar fitur yang dapat mencegah/mengantisipasi serangan dari pihak luar ataupun pihak dalam.
Security Policy
Sebelum melanjutkan implementasi ke tingkat yang lebih jauh sebaiknya ditentukan dulu apa yang hendak dilindungi dan dilindungi dari siapa. Beberapa pertanyaan berikut dapat membantu penentuan kebijakan keamanan yang diambil.

1. Informasi apa yang dianggap rahasia atau sensitif ?
2. Anda melindungi sistem anda dari siapa ?
3. Apakah anda membutuhkan akses jarak jauh?
4. Apakah password dan enkripsi cukup melindungi ?
5. Apakah anda butuh akses internet?
6.Tindakan apa yang anda lakukan jika ternyata system anda dibobol?
Serta masih banyak pertanyaan lain tergantung bentuk organisasi yang anda kelola.

Kebijaksanaan keamanan
Anda percaya orang lain, di dalam ataupun di luar organisasi anda. Kebijakan haruslah merupakan keseimbangan antara mengijinkan user untuk mengakses informasi yang dibutuhkan dengan tetap menjaga keamanan system.

Keamanan Secara Fisik
Fisik dalam bagian ini diartikan sebagai situasi di mana seseorang dapat masuk ke dalam ruangan dan dapat mengakses piranti tersebut secara illegal. Orang yang tidak berkepentingan ini bisa saja seorang tamu, staf pembersih, kurir pengantar paket, dan lainnya yang dapat masuk ke ruangan tersebut dan mengutak-atik piranti yang ada. Apabila seseorang memiliki akses terhadap ruangan tersebut, orang tersebut bisa saja memasang program trojan horse di komputer, melakukan booting dari floppy disk, atau mencuri  data-data penting (seperti file password) dan membongkarnya di tempat yang lebih aman. Untuk menjaga keamanan, taruhlah server di ruangan yang dapat dikunci dan pastikan bahwa ruangan tersebut dikunci dengan baik. Untuk menghindari pengintaian, gunakan screen-saver yang dapat dipassword. Atur komputer untuk melakukan fungsi auto-logout setelah tidak aktif dalam jangka waktu tertentu.

BIOS Security
Sebenarnya seorang disable boot dari floppy. Atau bisa dilakukan dengan membuat password pada BIOS dan memasang boot password.
Password Attack
Banyak orang menyimpan informasi pentingnya pada komputer dan seringkali sebuah password hal yang mencegah orang lain untuk melihatnya. Untuk menghindari serangan password maka sebaiknya user menggunakan password yang cukup baik. Petunjuk pemilihan password :
Semua password harus terdiri dari paling sedikit 7 karakter.
  • Masukkan kombinasi huruf, angka, dan tanda baca sebanyakmungkin dengan catatan bahwa passworduntuk diingat. Salah satu caranya adalah :
  • Mengkombinasikan acak dengan tanda baca mengkombinasikan kata-kata dengan angka. Contoh :rasa#melon@manis, komputer0digital1, kurang<lebih>2001
  • Gunakan huruf pertama frasa yang gampang diingat. Contoh: dilarang parkir antara pukul 7 pagi hingga pukul 8 sore à dpap7php8s, tidak ada sistem yang benar-benar aman dalam konteks jaringan à tasybbadkj
  • Gunakan angka atau tanda baca untuk menggantikan huruf di password. Contoh : keberhasilan à k3b3rh45!l4n
Gantilah password secara teratur

Malicious Code
Malicious code bisa berupa virus, trojan atau worm, biasanya berupa kode instruksi yang akan memberatkan system sehingga performansi sistem menurun. Cara mengantisipasinya bisa dilihat pada 6 contoh berikut :
Ø    Berikan kesadaran pada user tentang ancaman virus.
Ø    Gunakan program anti virus yang baik pada workstation, server dan gateway internet (jika punya).
Ø    Ajarkan dan latih user cara menggunakan program anti
Ø    Sebagai admin sebaiknya selalu mengupdate program anti-virus dan database virus
Ø    Biasakan para user untuk TIDAK membuka file attachment email atau file apapun dari floppy sebelum 110 % yakin atau tidak attachment/file tsb “bersih”.
Pastikan kebijakan kemanan anda up to date. Sniffer adalah sebuah device penyadapan komunikasi jaringan komputer dengan memanfaatkan mode premicious ethernet. Karena jaringan komunikasi terdiri dari data biner acak maka sniffer ini biasanya memiliki penganalisis protokol sehingga data biner acak dapat dipecahkan. Fungsi sniffer bagi pengelola bisa untuk pemeliharaan jaringan, bagi orang luar bisa untuk menjebol. Cara paling mudah untuk mengantisipasi Sniffer adalah menggunakan aplikasi yang secure, misal : ssh, ssl, secureftp Layanan jaringan (network service) yang berbeda berjalan pada port yang berbeda juga. Tiap layanan jaringan berjalan pada alamat jaringan tertentu (mis. 167.205.48.130) dan mendengarkan (listening) pada satu atau lebih port (antara 0 hingga 65535). Keduanya membentuk apa yang dinamakan socket address yang mengidentifikasikan secara unik suatu layanan dalam jaringan. Port 0 hingga 1023 yang paling umum dipergunakan didefinisikan sebagai well-known number dalam konvensi UNIX dan dideskripsikan dalam RFC 1700. Port Scanner merupakan program yang didesain untuk menemukan layanan (service) apa saja yang dijalankan pada host jaringan. Untuk mendapatkan akses ke host, cracker harus mengetahui titik-titik kelemahan yang ada. Sebagai contoh, apabila cracker sudah mengetahui bahwa host menjalankan proses ftp server, ia dapat menggunakan kelemahan-kelemahan yang ada pada ftp server untuk mendapatkan akses. Dari bagian ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa yang tidak benar-benar diperlukan dihilangkan untuk memperkecil resiko keamanan yang mungkin terjadi. Mirip dengan port scanner pada bagian sebelumnya, network scanner memberikan informasi mengenai sasaran yang dituju, misalnya saja sistem operasi yang dipergunakan, layanan jaringan yang aktif, jenis mesin yang terhubung ke network, serta konfigurasi jaringan. Terkadang, network scanner juga mengintegrasikan port scanner dalam aplikasinya. Tool ini berguna untuk mencari informasi mengenai target sebanyak mungkin sebelum melakukan serangan yang sebenarnya. Dengan mengetahui kondisi dan konfigurasi jaringan, seseorang akan lebih mudah masuk dan merusak.
Contoh scanner : Nmap, Netcat, NetScan Tools Pro 2000, Spoofing (penyamaran) biasa dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk menggunakan fasilitasdan resource sistem. Spoofing adalah teknik melakukan penyamaran sehingga terdeteksi sebagai identitas yang bukan sebenarnya, misal : menyamar sebagai IP tertentu, nama komputer bahkan e-mail address tertentu. Antisipasinya dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi firewall.

Denial of Service
Denial of Service (DoS) merupakan serangan dimana suatu pihak mengekploitasi aspek dari suite Internet Protocol untuk menghalangi akses pihak yang berhak atas informasi atau sistem yang diserang. Hole yang memungkinkan DoS berada dalam kategori C, yang berada dalam prioritas rendah. Serangan ini biasanya didasarkan pada sistem operasi yang dipergunakan. Artinya, hole ini berada di dalam bagian jaringan dari sistem operasi itu sendiri. Ketika hole macam ini muncul, hole ini harus diperbaiki oleh pemilik software tersebut atau di-patch oleh vendor yang mengeluarkan sistem operasi tersebut. Contoh dari serangan ini adalah TCP SYN dimana permintaan koneksi jaringan dikirimkan ke server dalam jumlah yang sangat besar. Akibatnya server dibanjiri permintaan koneksi dan menjadi lambat atau bahkan tidak dapat dicapai sama sekali. Hole ini terdapat nyaris di semua sistem operasi yang menjalankan TCP/IP berkomunikasi di internet. Hal ini tampaknya menjadi masalah yang terdapat di dalam desain suite TCP/IP, dan merupakan sesuatu yang tidak mudah diselesaikan.
Dalam serangan DoS, sesorang dapat melakukan sesuatu yang mengganggu kinerja dan operasi jaringan atau server. Akibat dari serangan ini adalah lambatnya server atau jaringan dalam merespons, atau bahkan bisa menyebabkan crash, Serangan DoS mengganggu user yang sah untuk mendapatkan layanan yang sah, namun tidak memungkinkan cracker masuk ke dalam sistem jaringan yang ada. Namun, serangan semacam ini terhadap server yang menangani kegiatan e-commerce akan dapat berakibat kerugian dalam bentuk finansial.

3. Enkripsi Untuk Keamanan Data Pada Jaringan
Satu hal yang penting dalam menggunakan computer untuk menjamin kerahasian data adalah enkripsi. Enkripsi dalah sebuah proses yang melakukan perubahan sebuah kode dari yang bisa dimengerti menjadi  sebuah kode yang tidak bisa dimengerti (tidak terbaca).
Enkripsi dapat diartikan sebagai kode atau chiper. Sebuah sistem pengkodean menggunakan suatu table atau kamus yang telah didefinisikan untuk mengganti kata dari informasi atau yang merupakan bagian dari informasi yang dikirim. Sebuah chiper menggunakan suatu algoritma yang dapat mengkodekan semua aliran data (stream) bit dari sebuah pesan menjadi cryptogram yang tidak dimengerti (unitelligible). Karena teknik cipher merupakan suatu sistem yang telah siap untuk di automasi, maka teknik ini digunakan dalam sistem keamanan komputer dan network.
Pada bagian selanjutnya kita akan membahas berbagai macam teknik enkripsi yang biasa digunakan dalam sistem sekuriti dari sistem komputer dan network.

A. Enkripsi Konvensional.
Proses enkripsi ini dapat digambarkan sebagai berikut :
Plain teks -> Algoritma Enkripsi -> Cipher teks ->Algoritma Dekrispsi -> Plain teks
                   User A |                                                                            | User B
|----------------------Kunci (Key) --------------------|

Gambar 1

Informasi asal yang dapat di mengerti di simbolkan oleh Plain teks, yang kemudian oleh algoritma Enkripsi diterjemahkan menjadi informasi yang tidak dapat untuk dimengerti yang disimbolkan dengan cipher teks. Proses enkripsi terdiri dari dua yaitu algoritma dan kunci. Kunci biasanya merupakan suatu string bit yang pendek yang mengontrol algoritma. Algoritma enkripsi akan menghasilkan hasil yang berbeda tergantung pada kunci yang digunakan. Mengubah kunci dari enkripsi akan mengubah output dari algortima enkripsi. Sekali cipher teks telah dihasilkan, kemudian ditransmisikan. Pada bagian penerima selanjutnya cipher teks yang diterim diubah kembali ke plain teks dengan algoritma dan dan kunci Keamanan dari enkripsi konvensional bergantung pada beberapa faktor. Pertama algoritma enkripsi harus cukup kuat sehingga menjadikan sangat sulit untuk mendekripsi cipher teks dengan dasar cipher teks tersebut. Lebih jauh dari itu keamanan dari algoritma enkripsi konvensional bergantung pada kerahasian dari kuncinya bukan algoritmanya. Yaitu dengan asumsi bahwa adalah sangat tidak praktis untuk mendekripsikan informasi dengan dasar cipher teks dan pengetahuan tentang algoritma diskripsi / enkripsi. Atau dengan kata lain, kita tidak perlu menjaga kerahasiaan dari algoritma tetapi cukup dengan kerahasiaan kuncinya. Dari konvensional enkripsi algoritma kemudahan dalam penggunaan secara luas. Dengan kenyataan bahwa algoritma ini tidak perlu dijaga kerahasiaannya dengan maksud bahwa pembuat dapat dan mampu membuat suatu implementasi dalam bentuk chip dengan harga yang murah. Chips ini dapat tersedia secara luas dan disediakan pula untuk beberapa jenis produk. Dengan penggunaan dari enkripsi konvensional, prinsip keamanan adalah menjadi menjaga keamanan dari kunci. Model enkripsi yang digunakan secara luas adalah model yang didasarkan pada data encrytion standard (DES), yang diambil oleh Biro standart nasional US pada tahun 1977. Untuk DES data di enkripsi dalam 64 bit block dengan menggunakan 56 bit kunci. Dengan menggunakan kunci ini, 64 data input diubah dengan suatu urutan dari metode menjadi 64 bit output. Proses yang yang sama dengan kunci yang sama digunakan untuk mengubah kembali enkripsi.

B. Enkripsi Public-Key
Salah satu yang menjadi kesulitan utama dari enkripsi konvensional adalah perlunya untuk mendistribusikan kunci yang digunakan dalam keadaan aman. Sebuah cara yang tepat telah diketemukan untuk mengatasi kelemahan ini dengan suatu model enkripsi yang secara mengejutkan tidak memerlukan sebuah kunci untuk didistribusikan. Metode ini dikenal dengan nama enkripsi public-key dan pertama kali diperkenalkan pada tahun 1976.
Plain teks -> Algoritma Enkripsi -> Cipher teks -> Algoritma Dekrispsi -> Plain teks

                                User A |                                                                          | User B
Private Key B ----|
|----------------------Kunci (Key) --------------------|

Gambar 2

Algoritma tersebut seperti yang digambarkan pada gambar diatas. Untuk enkripsi konvensional, kunci yang digunakan pada prosen enkripsi dan dekripsi adalah sama. Tetapi ini bukanlah kondisi sesungguhnya yang diperlukan. Namun adalah dimungkinkan untuk membangun suatu algoritma yang menggunakan satu kunci untuk enkripsi dan pasangannya, kunci yang berbeda, untuk dekripsi. Lebih jauh lagi adalah mungkin untuk menciptakan suatu algoritma yang mana pengetahuan tentang algoritma enkripsi ditambah kunci enkripsi tidak cukup untuk menentukan kunci dekrispi. Sehingga teknik berikut ini akan dapat dilakukan :
a.            Masing - masing dari sistem dalam network akan menciptakan sepasang kunci yang digunakan untuk enkripsi dan dekripsi dari informasi yang diterima.
b.            Masing - masing dari sistem akan menerbitkan kunci enkripsinya ( public key ) dengan memasang dalam register umum atau file, sedang pasangannya tetap dijaga sebagai kunci pribadi ( private key ).
c.            Jika A ingin mengisim pesan kepada B, maka A akanmengenkripsi pesannya dengan kunci publik dari B.
Ketika B menerima pesan dari A maka B akan menggunakan kunci privatenya untuk mendeskripsi pesan Seperti yang kita lihat, public-key memecahkan masalah pendistribusian karena tidak diperlukan suatu kunci untuk didistribusikan. Semua partisipan mempunyai akses ke kunci publik ( public key ) dan kunci pribadi dihasilkan secara lokal oleh setiap partisipan sehingga tidak perlu untuk didistribusikan. Selama sistem mengontrol masing – masing private key dengan baik maka komunikasi menjadi komunikasi yang aman. Setiap sistem mengubah private key pasangannya public key akan menggantikan public key yang lama. Yang menjadi kelemahan dari metode enkripsi publik key adalah jika dibandingkan dengan metode enkripsi konvensional algoritma enkripsi ini mempunyai algoritma yang lebih komplek. Sehingga untuk perbandingan ukuran dan harga dari hardware, metode publik key akan menghasilkan performance yang lebih rendah. Tabel berikut ini akan memperlihatkan berbagai aspek penting dari enkripsi konvensional dan public key.
Enkripsi Konvensional
Yang dibutuhkan untuk bekerja :
  • Algoritma yang sama dengan kunci yang sama dapat digunakan untuk proses dekripsi - enkripsi.
  • Pengirim dan penerima harus membagi algoritma dan kunci yang sama.
  • Yang dibutuhkan untuk keamanan :
  • Kunci harus dirahasiakan.
  • Adalah tidak mungkin atau sangat tidak praktis untuk menerjemahkan informasi yang telah dienkripsi.
  • Pengetahuan tentang algoritma dan sample dari kata yang terenkripsi tidak mencukupi untu menentukan kunci.
Enkripsi Public Key
Yang dibutuhkan untuk bekerja :
  • Algoritma yang digunakan untuk enkripsi dan dekripsi dengan sepasang kunci, satu untuk enkripsi satu untuk dekripsi.
  • Pengirim dan penerima harus mempunyai sepasang kunci yang cocok.
Yang dibutuhkan untuk keamanan :
§     Salah satu dari kunci harus dirahasiakan.
§     Adalah tidak mungkin atau sangat tidak praktis untuk menerjemahkan informasi yang telah dienkripsi.
§     Pengetahuan tentang algoritma dan sample dari kata yang terenkripsi tidak mencukupi untu menentukan kunci.



Sumber :  keamanan jaringan

Rabu, 11 April 2012

Asal Muasal Hacker

Istilah Hacker sendiri lahir sekitar tahun 1959 dari MIT(Massacusetts Institute of Technology), sebuah universitas di Amerika yang terdiri dari orang-orang cerdas namun cenderung tidak mempercayai adanya Tuhan (Atheis). Saat itulah semua berawal, dari sebuah ruangan baru, "EAM room" pada Building 26 MIT, sebuah tempat yang merupakan nenek moyang dari "dunia baru" yang kini kita kenal, tempat nenek moyang sebuah mesin yang kini kita sebut sebagai "komputer", mesin yang mampu membawa kita menuju kelebihbaikan dengan kebebasan informasi, dunia para Hacker sejati.
 
Para Hacker selalu bekerjasama secara sukarela menyelesaikan masalah dan membangun sesuatu. Mereka selalu berbagi informasi, memberi jawaban serta berlomba-lomba untuk berbuat yang terbaik agar dihormati di lingkungannya. Mereka tidak pernah berhenti belajar untuk menjadi ahli dan sangat anti untuk melakukan sesuatu berulang-ulang dan membosankan. Mereka berpedoman pada kata-kata bijak : “Untuk mengikuti jalan - pandanglah sang ahli - ikuti sang ahli - berjalan bersama sang ahli - kenali sang ahli - jadilah sang ahli.”

Sementara itu, para cracker sibuk untuk memuaskan diri mereka dengan aktivitas cracking. mulai dari membobol komputer, menebar virus (tanpa tujuan - beberapa Hacker sejati ada yang menulis virus namun dengan tujuan yang jelas), hingga mengakali telepon (Phreaking). Para Hacker menyebut mereka sebagai orang malas yang tidak bertanggung jawab. Jadi, sangat tidak adil jika kita tetap menganggap bahwa Hacker itu jahat dan menakutkan karena sangat jelas bahwa Hacker bersifat membangun sementara cracker bersifat membongkar.

Ingin jadi seorang Hacker?? Tidak ada kata sulit bagi mereka yang mau belajar. Untuk menjadi seorang Hacker anda harus menguasai beberapa bahasa pemrograman dan tentu saja sikap-sikap yang bisa membuat anda diterima di lingkungan mereka. Biasanya calon Hacker memulai dengan belajar bahasa [Python] karena bahasa ini tergolong bahasa pemrograman yang termudah. Bahasan mengenai bahasa ini bisa anda lihat di www.python.org. Setelah itu anda juga harus menguasai [java] yang sedikit lebih sulit akan tetapi menghasilkan kode yang lebih cepat dari Python, [C], [C++] yang menjadi inti dari UNIX, dan [Perl] (www.perl.com) serta [LISP] untuk tingkat lanjut.

Setelah menguasai semua kemampuan dasar diatas, calon Hacker disarankan untuk membuka salah sati versi UNIX open-source atau mempelajari LINUX, membaca kodenya, memodifikasi dan menjalankannya kembali. Jika mengalami kesulitan, disarankan untuk berkomunikasi dengan club pengguna Linux (www.linpeople.org).

Sisi menarik dari seorang Hacker adalah dimana mereka saling bahu-membahu dalam menyelesaikan sebuah masalah dan membangun sesuatu. Tetapi sayangnya, kehidupan mereka yang menghabiskan 90% waktunya untuk aktivitas Hacking bukanlah hal yang baik. Kalau memang benar-benar ingin jadi Hacker, jadilah Hacker yang baik. hahaha LOL